Rabu, 23 Januari 2008

GRAVITASI DI KENINGMU


di keningmu. telah aku lama menerka-nerka jalan yang patut

untuk kubaca bersama angin

disanalah pelan kau menyindirku dalam sejemput malam yang buat aku gamang

“keranjang apa kiranya yang kau bawa bersama kereta kuda”

selalu demikian.

kau pampang pintu lebar yang bersahut-sahut memanggilku untuk duduk bersila

“ambil lah sesukamu saja!” sembari menyodorkanku segala apa kau punyawalau hematku biasa saja

tapi di keningmu menyayat garis lurus berlampu gemintang yang sedang aku tuju

hingga keningku keningmu sepadan diadu

dan hai!jembatan tak terbangun dari pohon-pohon keningmu

Tidak ada komentar: