kubaca lagi tardji;
“akhirnya hurufku habislah sudah.
kata-kataku tak sebatas allah”
Beri aku arak!
aku ingin sebatas mabuk. menakik kata-kata yang kecamuk
patahkan kredo yang placebo
Beri aku kapak!
pecahlah almanak. pecahlah
segala tampak
ada tardji dalam aku sajak
ruangsempit, 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar